MJO Kembali Datang

MJO (Madden Julian Oscillation) yang merupakan elemen terkuat dari variasi intraseasonal (siklus 30-90 hari) di wilayah tropis mulai kembali memasuki wilayah Indonesia sejak akhir pekan lalu. Indeks RMM (Real-time multivariate MJO Index) dari BOM Australia dan NOAA, menunjukkan bahwa MJO mulai memasuki fase 4, yang merupakan wilayah Indonesia bagian barat, dengan amplitudo yang semakin meningkat.

rmm.phase.Last40days

Berdasarkan analisis spektrum bilangan gelombang-frekuensi dari anomali radiasi gelombang panjang (OLR) pada lintang 7.5 LU – 7.5 LS, MJO diperkirakan akan meningkatkan aktivitas perawanan dan hujan di wilayah Indonesia hingga dua minggu ke depan, sebelum akhirnya bergerak ke samudera Pasifik.

olr.waves.EQ

Karena MJO ikut dipengaruhi oleh posisi matahari, yang saat ini terus bergerak menjauhi belahan bumi selatan, diperkirakan efeknya akan lebih terasa di wilayah Indonesia yang ada di sebelah utara khatulistiwa dibandingkan Jawa dan sekitarnya.

mjo_zonal

Walaupun relatif lebih ‘aman’ dari pengaruh MJO, wilayah Jawa, Bali dan sekitarnya masih cukup mendapat pengaruh dari siklon Victoria yang saat ini berpusat di sekitar barat laut Australia. Namun berdasarkan pergerakan siklon yang terus menuju daratan utama Australia dalam 24 jam terakhir (perhatikan/klik animasi di bawah), diperkirakan pengaruhnya terhadap cuaca di daerah selatan Indonesia akan semakin berkurang.

anigif

– Ardhi Adhary Arbain-

Pos ini dipublikasikan di Analisis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s